Perahu Kertas
In Indonesian language
Perahu Kertas
Beberapa tahun silam banyak film yang diangkat dari sebuah novel best seller, termasuk film Perahu Kertas. Novel buah karya Dewi “dee” Lestari (@deelestari) atau biasa dipanggil Dee. Isi novel yang menceritakan tentang cinta 2 remaja dengan segala mimpi yang mereka punya. Novel ini digarap langsung oleh Hanung Bramantyo (@Hanungbramantyo) kedalam layar lebar mempunyai cita rasa yang berbeda. Sebelumnya memang mas Hanung pernah membuat dari novel juga, yang saya ketahui film film mas Hanung berbau komedi.
Cerita
Untuk ceritanya sendiri. Mengisahkan pasang surut hubungan dua anak manusia, yaitu Kugy (@maudyayunda) dan Keenan (Adipati Dolken @adipati). Kugy, pengkhayal, mungil dan berantakan. Dari benaknya, mengalir untaian dongeng indah. Keenan, cerdas, artistik, dan penuh kejutan. Dari tanganya, mewujudkan lukisan-lukisan magis. Dan beberapa teman mereka.
Sebenarnya ini cerita yang klise. Cerita tentang cinta 2 remaja, masing masing mempunyai cita cita dan sebenarnya mereka saling cinta. Hanya saja ada cinta lain yang menghalangi mereka untuk bersatu.
Yang membuat cerita ini tidak terlihat klise adalah bagaimana mas Hanung mengemasnya. Mulai dari cinematografinya, pesan yang tersirat. Film ini ternyata setelah memalui ruangan editing berdurasi 4 jam. Akhirnya mas Hanung memutuskan untuk membagi film menjadi dua bagian.
Berdurasi 2 jam bagian satu itu cukup membosankan. Tapi tidak untuk kali ini, ya walaupun untuk konflik masih terbilang sedikit. Film begitu rapi dibalut. Mulai dari alur demi alur yang tidak bisa ditebak. Perasaan penonton yang terombang ambing seperti menaiki perahu, masuk dan merasakan seperti mereka. dan komedi yang cukup menghapus kebosanan diakhir cerita. Jarang sekali hal itu terpikirkan untuk sebuah ending film yang terbagi.
Untuk skenario, mba Dee nya sendiri yang membuat dan ia juga bermain dalam filmnya. Begitupun mas Hanung yang hadir menggelitik hampir ditiap filmnya. Dari novel kefilm, tidak semua perkataan dialog diambil dari novel. Beberapa pasti ada yang ditinggal dan terpenting pesannya.
Cast
Ada Noni (Sylvia Fully R) sahabat Kugy,
serta pacar noni, Eko (Fauzan Smith), yang juga sepupu Keenan.
Pak Wayan (Tyo Pakusadewo) seorang pelukis teman lama Lena, sekaligus mentor Keenan.
Luhde (Elyzia Mulachela), keponakan Pak Wayan.
Remi (Reza Rahadian), seorang kolektor langganan Pak Wayan.
Karel (Ben Kasyafani), kakak Kugy.
In English language
Paper Boat
A few years ago a lot of the film adaptation of a best-selling novel, including the film Paper Boat. Novel fruit of the Goddess “dee” Lestari (@ deelestari) or commonly called Dee. Fill novel tells the story of two teenagers in love with all the dreams that they have. This novel worked directly by Hanung Bramantyo (@ Hanungbramantyo) onto the big screen has a different taste. Previously it mas Hanung been made of the novel as well, which I know Hanung smelling mas film comedy.
Story
For the story itself. Tells tidal relationship between two human beings, namely Kugy (@ maudyayunda) and Keenan (Adipati Dolken @ duke). Kugy, dreamer, small and cluttered. Of his mind, flowing strands beautiful tale. Keenan, intelligent, artistic, and full of surprises. From his hand, realizing magical paintings. And some of their friends.
Actually this is a cliche story. The story of the love of two teenagers, each have dreams and goals they actually love each other. There’s just another love that hinder them to unite.
Which makes this story look no cliché is how mas Hanung packaging. Starting from cinematografinya, the implied message. This movie turned out after editing room memalui lasted 4 hours. Hanung mas finally decided to split the movie into two parts.
Duration 2 hours of part one was pretty boring. But not this time, yes even to the conflict is relatively small. The film is so neatly wrapped. Starting from groove to groove unpredictable. Blindly tossed the audience feeling like the boat up, go in and feel like they are. and comedy simply remove the tedium end of the story. Rarely it is unthinkable for a movie ending the split.
For this scenario, Dee mba his own making and he also played in the film. Likewise mas present Hanung tickles almost in each film. Of novel kefilm, not all of the dialogue is taken from the novel words. Some are abandoned and there is definitely the most important message.
Cast
There Noni (Sylvia Fully R) Kugy companions,
and girlfriend noni, Eko (Fauzan Smith), who is also a cousin Keenan.
Pak Wayan (Tyo Pakusadewo) an old friend Lena painter, as well as mentor Keenan.
Luhde (Elyzia Mulachela), nephew of Mr. Wayan.
Remi (Reza Rahadian), a collector of subscriptions Pak Wayan.
Karel (Ben Kasyafani), brother Kugy.
Komentar
Posting Komentar