Langsung ke konten utama

Postingan

COVID-19 Realita, Sosial Media dan Keresahan

Tepat hari ini tanggal 20 Maret 2020. Seminggu sudah semenjak Indonesia menetapkan #dirumahaja #workfromhome masih banyak orang yang kurang aware  terhadap virus ini. Kita sedang dihadapkan oleh musuh yang tak terlihat. Saya yang bekerja di bidang kesehatan selalu memberikan sosialisasi mengenai pencegahan terhadap warga yang berobat, teman sekantor, teman rumah, keluarga dan hal apa yang harus dilakukan agar tidak tertular tanpa henti melalui berbagai cara. Sungguh beda sekali rasanya antara rasa di sosial media dan realitanya. Kita yang memiliki akses untuk membaca berita melalui sosial media atapun media eletronik lainnya beda dengan apa yang kita lihat di realitanya. Saya tanpa henti memberikan atau himbauan berita valid  di sosial media agar Indonesia ini dapat bersatu menghentikan laju meningkatnya virus ini. Tapi apa yang saya baca? beberapa dari mereka enggan mengikuti, hal ini dianggap remeh di Indonesia padahal sudah ada data real kematian di berit...

Ojol dan keresahan mereka

Pagi hari seperti Jakarta sedang ramai dari biasanya ? biasanya memang sudah ramai apalagi hari Jumat ya haha. Entah apa yang membuat Jakarta ramai dihari Senin dan Jumat. Hari Jumat kali ini beda, Jakarta macet karena ada para driver ojol yang melakukan demo ke gedung DPR. karena apa sih mereka melakukan demo ? Yes karena berita itu. Disana tertulis anggota komisi V tidak setuju motor dijadikan angkutan umum ? agak aneh ya tidak disetujui jadi angkutan umum karena angka kcelakaan terbanyak terjadi pada motor. Okeh coba kita anggap aturan itu disahkan, orang kemana mana harus menggunakan bis, kereta atau mobil untuk transportasi mereka kerja ? susah bukan? terlebih jalanan macet. motor adalah alat transportasi efektif untuk merobos macet dan menghemat waktu. Bagaimana nasib para ojol yang mengandalkan ojol sebagai pekerjaan utama mereka ? sungguh kasihan dan keji jika terjadi. Lalu apakah semua alat transporatasi sudah terintergrasi, nyaman dan aman bagi penumpangnya ? Ba...

Eksperimental Cinta

Cinta Dalam Kardus Cinta Dalam Kardus, merupakan film ketiga dari Raditya Dika. Sebelumnya Kambing Jantan (2009), dan dalam satu tahun ini Raditya Dika menghasilkan dua film sekaligus dengan waktu yang saling berdekatan, Cinta Brontosaurus (2013) dan Cinta Dalam kardus (2013). Lahir dari seorang blogger, novelis, dan kemudian scriptwriter bahkan sempat mencicipi bangku director diserial Malam Minggu Miko. Dua film pertama mengangkat langsung dari novel miliknya dan lagi lagi masih menceritakan tentang cinta. Dimana plot yang ada mudah ditebak, hanya bagaimana membuat “cinta” yang basi itu tidak terlihat basi,  seperti menghadirkan kalimat puitis didalamnya. Cinta Dalam Kardus, mengisahkan tentang Miko (Raditya Dika), orang yang percaya bahwa cinta itu menuntut dan tidak pernah bisa menerima seseorang apa adanya atau bisa disebut “Berubah Tidak baik (BTB)”. I love you just the way you are itu justru tanda buat berpisah. Dan persis itulah yang ia rasakan sa...

Komedi yang Ringan Cinta Brontosaurus

Cinta Brontosaurus Raditya Dika seorang novelis yang buku bukunya cukup terkenal bahkan dikategorikan sebagai best seller. Kini Raditya Dika memberanikan diri mencoba hal baru, yaitu menulis skenario filmnya sendiri, Cinta Brontosaurus. Ini adalah buku kedua Raditya Dika, sebelumnya buku Kambing Jantan sempat difilmkan juga yang hanya terlibat sebagai pemeran saja tidak dalam penulisan skenario. Dalam Cinta Brontosaurus, mengisahkan alur cinta Raditya Dika selama ini yang mengalami kegagalan cinta dan menganggap cinta kadaluarsa , bahkan dapat membayangkan bagaimana putus dengan wanita yang ada. Raditya Dika memutuskan untuk menyudahi pencarian cintanya sampai menemukan perempuan yang beda. Pada suatu tempat makan, terlihat setting makanan Jepang. Raditya Dika bertemu dengan Jessica (Eriska Rein) yang dianggapnya berbeda. Disini terlihat perkenalan demi perkenalan karakter yang akan terlibat dalam film, berbagai konflik dan segala solusinya. Antara Ra...

Belenggu, "Pintar dan keluar atau Diam dan tersesat?"

Belenggu, “Antara dunia nyata dan imajinasi tak ada batasan” Kisah pembunuhan berantai di sebuah kota kecil membuat penduduknya dicekam ketakutan. Mereka saling mencurigai satu sama lain. Perempuan takut untuk keluar malam sendirian. Di setiap sudut kota pembunuhan itu dibicarakan.   Elang ( Abimana Aryasatya ) tinggal sendirian di sebuah rumah susun. Dia bekerja sebagai pelayan bar. Di sela tidurnya, Elang selalu gelisah karena mimpi buruk. Dalam mimpi itu Elang dihantui gambaran buruk tentang pembunuhan aneh dimana pembunuhnya bertopeng Kelinci. Elang merasa merasa sosok bertopeng Kelinci itulah kunci dari segalanya pembuhuhan berantai.   Djenar ( Laudya Cintya Bella ), tetangga di sebelah rumah susun Elang selalu tampak tertekan karena masalah rumah tangganya dengan sang suami ( Verdi Solaiman ). Buah hati mereka selalu bermain sendirian. Elanglah yang menemaninya bermain. Djenar dan anaknya tak boleh keluar dari rumah susun karena karena takut dibunuh ol...

"Perahu Kertas 2"

Perahu Kertas 2 “Perahu Kertas 2” Sinopsis : Keenan sudah memutuskan kembali tinggal di Jakarta dan melanjutkan bisnis keluarga akibat serangan stroke yang diderita ayahnya, Adri. Keenan menjalani hubungan kasih jarak jauh dengan Luhde yang tinggal di Bali. Sedangkan Kugy telah menjadi dekat dengan Remi, yang juga menjadi atasannya di biro iklan AdVocaDo. Keenan mengambalikan buku Jenderal Pilik kepada Kugy. Buku tulisan tangan Kugy inilah yang telah menjadi sumber ilham lukisan-lukisannya. Tak hanya itu, pertemuan kembali Keenan dan Kugy memunculkan kembali ide mereka berdua : Kugy menulis cerita anak dan Keenan membuatkan ilustrasinya. Akibatnya, prestasi kerja Kugy merosot drastis, sehingga menjadi alasan bagi Siska untuk mengkritik kedekatan Kugy dan Remi. Remi memberinya cincin untuk membuktikan keseriusannya. Sepulang dari Bali, Kugy mencoba untuk menghindar dari Keenan dan Remi, menenangkan diri ke rumah Karel, kakaknya. Keenan yang merasa kehilangan pun menca...

"Perahu Kertas 1"

Perahu Kertas In Indonesian language Perahu Kertas Beberapa tahun silam banyak film yang diangkat dari sebuah novel best seller, termasuk film Perahu Kertas. Novel buah karya Dewi “dee” Lestari (@deelestari) atau biasa dipanggil Dee. Isi novel yang menceritakan tentang cinta 2 remaja dengan segala mimpi yang mereka punya. Novel ini digarap langsung oleh Hanung Bramantyo (@Hanungbramantyo) kedalam layar lebar mempunyai cita rasa yang berbeda. Sebelumnya memang mas Hanung pernah membuat dari novel juga, yang saya ketahui film film mas Hanung berbau komedi. Cerita Untuk ceritanya sendiri. Mengisahkan pasang surut hubungan dua anak manusia, yaitu Kugy (@maudyayunda) dan Keenan (Adipati Dolken @adipati). Kugy, pengkhayal, mungil dan berantakan. Dari benaknya, mengalir untaian dongeng indah. Keenan, cerdas, artistik, dan penuh kejutan. Dari tanganya, mewujudkan lukisan-lukisan magis. Dan beberapa teman mereka. Sebenarnya ini cerita yang klise. Cerita tentang cinta 2...